SUMBER ANONIM DALAM BERITA

Washington Post membuka identitas sumber anonim karena terbongkar menyebar kabar bohong. Menguji prosedur jurnalistik.

SUMBER tak bernama itu mengaku punya hubungan rahasia hingga hamil dengan kandidat senator Partai Republik dari Alabama, Roy Moore. Politikus 70 tahun ini sedang ramai diberitakan dan dihujat banyak orang di Amerika Serikat karena terungkap pelbagai skandal seksnya.

Lanjutkan membaca “SUMBER ANONIM DALAM BERITA”

BAGIKAN
0

DILEMA JURNALISME WARGA

Dilema jurnalisme warga justru terletak pada kebebasan para “wartawannya” mencari dan menyajikan berita.

 JURNALISME warga bermasalah sejak dari nama. “Warga” adalah kata yang melekat pada tempat, ia tak bisa berdiri sendiri: warga Solo, warga Jakarta, warga Bojongkenyot. Dan “jurnalisme” dipersempit hanya sekadar mengumpulkan dan menyiarkan kabar dari sebuah kejadian.

Lanjutkan membaca “DILEMA JURNALISME WARGA”

BAGIKAN
0

JIKA FACEBOOK MEMBUAT BERITA

 

Mengapa perusahaan media masih mencetak berita hari ini untuk diedarkan besok? Apa yang terjadi jika Facebook membuat berita?

YA, apa yang terjadi jika media sosial dengan 2 miliar pengikut ini memproduksi berita investigasi yang dipadukan dengan video, foto, cerita di balik sebuah peristiwa, dan tayangan langsungnya? Apa yang terjadi dengan kantor-kantor berita jika Facebook menayangkan berita yang layak dipercaya?

Lanjutkan membaca “JIKA FACEBOOK MEMBUAT BERITA”

BAGIKAN
0

MAYAT HIDUP DAN PENCURI YANG BERHASIL

 

Malapraktik bahasa jurnalistik. Mayat hidup dalam berita dan pencuri selalu bercita-cita ditangkap.

BAGI wartawan, bahasa adalah alat utama menyampaikan cerita dan fakta. Jika mereka tak menguasai peranti ini, cerita dan fakta bisa kabur bahkan meleset, alih-alih menggugah dan mendorong publik terlibat dalam berita yang mereka tulis.

Lanjutkan membaca “MAYAT HIDUP DAN PENCURI YANG BERHASIL”

BAGIKAN
0

SENSOR DAN BAPER

Dalam demokrasi, sensor dan baper mendapat tempat, atas nama kebebasan berpendapat.

DI Dewan Pers waktu bisa menjemukan karena jam-jam menunggu giliran diadili. Sekali waktu bulan lalu, saya dan dua teman lain dari Tempo menunggu masuk “ruang sidang” karena laporan utama tentang perseteruan di dalam KPK diadukan oleh sejumlah pensiunan polisi yang tergabung dalam Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia.

Lanjutkan membaca “SENSOR DAN BAPER”

BAGIKAN
0