PARADIGMA ORANG NOMOR DUA

 

Mungkin sudah ada perubahan tentang paradigma orang nomor dua. Dalam politik, nomor dua juga dianggap penting.

SETIAP pemimpin adalah orang nomor satu.  Tapi dalam politik, orang bisa hanya cukup puas menjadi nomor dua, dan berkampanye untuk itu. Muhaimin Iskandar, misalnya, mempromosikan dirinya sendiri siap menjadi wakil presiden. Siapa presidennya? Tak jelas.

Lanjutkan membaca “PARADIGMA ORANG NOMOR DUA”

BAGIKAN
0

HOAX TERBESAR SETELAH 9/11

 

9/11 tak lagi diingat sekadar sebuah hari ketika Amerika berduka karena serangan mematikan dari udara. 9/11 juga akan kita ingat sebagai hari dimulainya Amerika menciptakan hoax dan fake news terbesar dan paling tak lucu sepanjang sejarah manusia.

Sembilan jam setelah serangan ke menara kembara World Trade Center yang menewaskan 2.996 orang pada 11 September 2001 itu, seperti kita lihat dalam film dokumenter Fahrenheit 9/11, Presiden Bush berpidato bahwa dunia akan berbeda setelah serangan ini. Dan ia mewujudkan janjinya itu dengan beringas.

Lanjutkan membaca “HOAX TERBESAR SETELAH 9/11”

BAGIKAN
0

ROHINGYA DAN NARSISME KITA

 

FOTO-foto rekayasa tragedi kemanusiaan Rohingya di Rakhine, di pesisir barat Myanmar, menegaskan bahwa manusia cenderung percaya kepada berita yang mereka suka. Sejak 2012, banyak foto pembantaian orang Rohingya yang disebarkan puluhan ribu orang dan belakangan terbukti palsu.

Lanjutkan membaca “ROHINGYA DAN NARSISME KITA”

BAGIKAN
0

AKAR PENINDASAN: PRASANGKA

 

To Kill A Mockingbird mengingatkan bahwa akar penindasan adalah prasangka, yang berbahaya buat kemanusiaan kita.

PENINDASAN berasal dari prasangka. Kalimat ini diucapkan Bu Gates, guru sekolah dasar di Desa Maycomb—kampung fiktif yang diciptakan Harper Lee dalam novel To Kill A Mockingbird. Ini kampung kumuh dengan orang-orang yang akrab tapi saling curiga di dekat sungai Alabama di selatan Amerika. Di tahun 1933 itu, depresi hebat yang menghunjam dunia akibat malaise sampai juga di kota ini.

Lanjutkan membaca “AKAR PENINDASAN: PRASANGKA”

BAGIKAN
0

BAHASA GADO-GADO

Bahasa Indonesia adalah bahasa gado-gado, terbentuk oleh bahasa-bahasa lain di dunia. Sebanyak 9 dari 10 nama-nama dan kosa kata berasal dari bahasa asing.

MEGAWATI Soekarnoputri menyentil Badan Research and Rescue Nasional sebagai lembaga negara yang memakai nama dengan bahasa gado-gado. Dalam penandatangan kerjasama Basarnas dengan PDI Perjuangan pada 24 Agustus 2016 itu, ia meminta nama dan logo Basarna diganti dengan penamaan Indonesia.

Lanjutkan membaca “BAHASA GADO-GADO”

BAGIKAN
0